0
Sejak cetakan pertama pada 2 September 1933 sampai hari ini majalah Panjebar Semangat tidak pernah terlambat terbit sekalipun.
0
Berdedikasi untuk terus melestarikan budaya dan Sastra budaya Jawa.
0
Lebih majalah Panjebar Semangat telah diproduksi hingga hari ini.

91 Tahun, Panjebar Semangat Di Tengah Tantangan Zaman

Panjebar Semangat merupakan media bahasa jawa yang sudah berdiri sejak tahun 1933, dimana saat itu Dr. Soetomo mendirikan PS sebagai salah satu media yang digunakan untuk perjuangan kemerdekaan indonesia. Kelahiran Panjebar Semangat tidak bisa dipisahkan dengan Dr. Soetomo. Surat kabar dengan penggunaan bahasa Jawa dipilih Dr. Soetomo sebagai media untuk berkomunikasi. Dengan media tersebut Dr. Soetomo mencurahkan pemikirannya dan mampu mendorong Indonesia Merdeka.

Dengan 91 tahun perjalanan yang dilalui, kami berkomitmen untuk selalu bertindak dengan integritas, menjunjung tinggi kejujuran dan transparansi dalam semua interaksi.
Kami mendorong inovasi dengan cara berpikir di luar batas untuk menghadirkan solusi yang lebih baik untuk para pembaca. Tak lupa juga, kami berusaha selalu menjadikan kepuasan pelanggan nomor satu, serta berkomitmen untuk memberikan pengalaman dan layanan terbaik.

Kami percaya bahwa kerja tim yang baik, dengan kolaborasi dan komunikasi yang efektif, akan menghasilkan hasil yang lebih optimal.
Kami berharap selalu menjadi media yang dapat merangkul semua generasi, tidak hanya melalui media cetak tetapi juga media digital.

Panjebar Semangat telah menjadi saksi bisu perjalanan panjang dalam dunia media berbahasa Jawa. Kami terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pembaca setia kami.

1933

Berdirinya Panjebar Semangat

Panjebar Semangat merupakan majalah berbahasa Jawa tertua di dunia yang didirikan oleh Dr. Soetomo pada tanggal 2 September 1933 di Surabaya. Alasan Dr. Soetomo mendirikan Panjebar Semangat adalah atas dasar kepeduliannya dengan kemajuan literasi masyarakat pada masa pra-kemerdekaan.

1937

Wafatnya Pendiri Panjebar Semangat

Pada tanggal 30 Mei 1938, Dr. Soetomo menghembuskan nafas terakhir. Saat itu Panjebar Semangat belum genap 5 tahun. Lalu setelah Dr. Soetomo wafat, kepemimpinan dilanjutkan oleh rekannya yaitu Imam Supardi.

1942

Peristiwa Penghentian Penerbitan

Salah satu peristiwa yang paling berat yang dialami Panjebar Semangat yaitu ketika Jepang melakukan larangan penerbitan dan peredaran kepada semua surat kabar dan majalah yang ada di Indonesia. Tak langsung menutup proses redaksi, Panjebar semangat masih terus beroperasi demi memenuhi permintaan pelanggan  yang kian meningkat. Buntut dari permasalahan ini adalah diasingkannya Imam Supardi ke Malang dan Kediri. Bahkan mesin-mesin cetak dan semua peralatan juga disita hingga dipindahkan ke Bali.

1949

Peristiwa Kebangkitan

Setelah menunggu selama 7 tahun, akhirnya pada tahun 1949 Imam Supardi berhasil membangkitkan kembali Panjebar Semangat. Perlahan tapi pasti, akhirnya Panjebar Semangat bisa semakin naik terlepas dari dinamika pasang-surut dunia ekonomi dan politik di Indonesia saat itu. Di tangan Imam Supardi, penjualan majalah Panjebar Semangat mengalami kenaikan angka yang luar biasa hingga 80.000 eksemplar.

1962

Era Demokrasi Terpimpin

Penurunan penjualan yang tajam kembali menimpa Panjebar Semangat pada era ini, karena pada era ini kendali politik terhadap media massa semakin merajalela sehingga membuat citra pers semakin memburuk. Ditambah dengan wafatnya sang pemimpin, Imam Supardi, membuat penjualan semakin merosot drastis.

1968

Panjebar Semangat Bersinar

Setelah wafatnya Imam Supardi, peran Pemimpin langsung diambil alih oleh sang adik, Mohammad Ali. Kabar baiknya, keputusan tersebut membuahkan hasil yang bagus karena oplah majalah kembali naik mencapai 22.000 eksemplar. Peningkatan tersebut terjadi hingga tahun 1984 yang mencapai 66.000 eksemplar.

1998

Cahaya Padam

Cahaya padam kembali terjadi ketika pada tahun 1994 Panjebar Semangat kehilangan sosok sang pemimpin, Mohammad Ali. Kejadian tersebut berdampak cukup besar untuk keberlangsungan Panjebar Semangat. Ditambah dengan kejadian pada tahun 1998 ini ketika krisis moneter hadir di Indonesia, Panjebar Semangat terpaksa hanya terbit setengah halaman saja.

2009

Generasi Ketiga : Panggilan Hati Teruskan Perjuangan

Pada tahun ini, Pemimpin Panjebar Semangat dilanjutkan oleh generasi ketiga yaitu Kustono Jatmiko dibantu dengan istri Arkandi Sari. Awal kepemimpinan, Kustono Jatmiko merasa berat bahkan harus memaksakan diri untuk meneruskan bagaimana Panjebar Semangat harus bisa tetap bertahan. Tetapi rasa hampir putus asa kepada keadaan yang terjadi, sedikit demi sedikit mulai bisa teratasi berkat bantuan dari berbagai pihak serta pelanggan yang selalu setia menemani Panjebar Semangat.

2013

Pencapain Berharga

Usaha tak menghianati hasil, pada tanggal 2 September 2013, Panjebar Semangat menerima rekor MURI sebagai Majalah Berbahasa Jawa Tertua di Indonesia ketika usianya menginjak 80 tahun.

2024

Transformasi Panjebar Semangat

Hingga saat ini, majalah Panjebar Semangat masih selalu menjadi pilihan oleh pembaca dan selalu di rindukan setiap minggunya. Panjebar Semangat tetap akan selalu hadir dan berinovasi untuk menemani pembaca setia dengan menghadirkan pengalaman menjelajah secara digital melalui sosial media Panjebar Semangat.


Meet Our Founders

Sarana dalan iki, kita ndoeweni pangarep-arep, supaja kanthi anane karang-karangan lan pekabaran ing madjalah Panjebar Semangat iki, para matja bisaa kadhidhik semangate toemoedjoe marang persatoewan.
Dr. Soetomo
Tokoh Pendiri Budi Utomo,
Pendiri Majalah Panjebar Semangat, 1933
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit purus congue cum, morbi non in ac integer praesent erat taciti sollicitudin, volutpat placerat class quisque fames maecenas inceptos est enim. Laoreet consequat feugiat ridiculus eget cras magnis curabitur, lectus risus quam ad nostra commodo scelerisque, urna tortor faucibus pulvinar malesuada duis.
Imam Soepardi
Pendiri Majalah Panjebar Semangat, 1933
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit purus congue cum, morbi non in ac integer praesent erat taciti sollicitudin, volutpat placerat class quisque fames maecenas inceptos est enim. Laoreet consequat feugiat ridiculus eget cras magnis curabitur, lectus risus quam ad nostra commodo scelerisque, urna tortor faucibus pulvinar malesuada duis.
Mohammad Ali
1st Generation, 1962
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit purus congue cum, morbi non in ac integer praesent erat taciti sollicitudin, volutpat placerat class quisque fames maecenas inceptos est enim. Laoreet consequat feugiat ridiculus eget cras magnis curabitur, lectus risus quam ad nostra commodo scelerisque, urna tortor faucibus pulvinar malesuada duis.
Soejatmiko
2nd Generation, 1994

Our Mission

  • Melakukan kegiatan yang akan menunjang perkembangan Panjebar Semangat
  • Menciptakan konten yang relevan dan menarik untuk memastikan keberlanjutan membaca di setiap usia
  • Menyediakan konten berkualitas dalam bahasa Jawa melalui majalah mingguan guna meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap budaya Jawa

Our Vision

Kustono Jatmiko

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit orci, nullam faucibus parturient sociis interdum ultricies malesuada, fames nam tempor tellus vulputate metus magna. Nunc semper commodo sollicitudin duis senectus ornare, ac donec consequat at platea dignissim lobortis, laoreet ullamcorper netus erat nibh. Sociis nibh duis iaculis lobortis odio viverra nulla nunc inceptos, etiam ullamcorper dictum morbi fusce vivamus mollis fames.

Kustono Jatmiko

Arkandi Sari

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit orci, nullam faucibus parturient sociis interdum ultricies malesuada, fames nam tempor tellus vulputate metus magna. Nunc semper commodo sollicitudin duis senectus ornare, ac donec consequat at platea dignissim lobortis, laoreet ullamcorper netus erat nibh. Sociis nibh duis iaculis lobortis odio viverra nulla nunc inceptos, etiam ullamcorper dictum morbi fusce vivamus mollis fames.

Arkandi Sari

Meet Our Authors

Tunggul Honggo Wardono
Editor, SUperintendent
Kukuh Setyo Wibowo
Editor, Senior
Dwi Sukirahayu Elisabet N.
Editor, Senior
Ahmad Rizky Wahyu
Editor, Junior

Meet Our Team

Iryan Nuswantoro
Production Coordinator
Kurnan
Sales & B2B Relationship
Endang Sriwati
Accounting
Sony Baskoro
Desk Collection
Fathurrahman
Sales & B2C Relationship
Dwi Okta Saptiano
Desk Collection
Zulfa Eka Widya N.
Finance & Tax Specialist
Sri Makartiningsih
Desk Collection